cara order

UNTUK PEMBELIAN BARANG BISA ORDER DENGAN FORMAT :
NAMA BARANG/ JUMLAH/ NAMA/ALAMAT&KODEPOS

SMS/WA KE 0857 8200 8430

Yg berminat akan dimasukan dalam group

Jumat, 24 Oktober 2014

Asuransi 3 In 1 Plus



Asuransi 3 In 1 Plus

Pada umumnya seseorang bekerja sejak usia 25 Thn sampai usia 55 tahun dan di usia 55 tahun lah seseorang sudah mengalami namanya sebuah masa-masa Pensiun di usia Produktif ini seseorang mengalami pekerjaan selama 30 tahun, tujuan seseorang bekerja tentunya untuk mencari uang untuk beberapa kepentingan atau sebuah kebutuhan diantaranya ;

1. Biaya Hidup
( Bayar Kreditan rumah, Bayar kreditan Mobil/motor, bayar listrik/PAM, pengeluaran rumah tangga dll )

2. Dana Pendidikan Anak
  
3. Tabungan Pensiun

4. Dana Darurat

Semua hal ini sangatlah penting dan saking pentingnya semua kebutuhan ini bisa tercapai apabila kita mempunyai sebuah penghasilan rutin setiap bulannya. disini saya berikan beberapa contoh kasus kehidupan yang terjadi di masyarakat Indonesia.

Misalkan Pak Ali berusia 25 tahun dan dia bekerja sebagai seorang karyawan swasta dengan penghasilan 10 Jt setiap bulannya dia mempunyai konsep perencanaan keuangan untuk ke emapat impiannya.

Contoh Pertama
  
Pak Ali menabung di Bank ABC
  
Bulan ke satu menabung Rp. 10 Jt setiap bulannya
Bulan ke dua menabung  Rp. 10 Jt setiap bulannya
Bulan ke tiga menabung Rp. 10 Jt setiap bulannya

Dan tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus segera di operasi dan membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,- (250 Jt) yang menjadi pertanyaan mendasar apakah biaya operasi dan rumah sakitnya Pak Ali pihak Bank ABC akan membayarkannya? sedangkan tabungan Pak Ali di Bank ABC baru hanya ada kurang lebih 30 Jt, lalu bagaimana solusinya untuk menyelesaikan masalahnya Pak Ali ini? Tentunya Pak Ali harus menjual seluruh harta yang dimilikinya untuk menyembuhkan penyaitnya Pak Ali ini mulai dari menjual motor, rumah, mobil dll untuk biaya operasi dan rumah sakitnya.

Dan apabila semua harta Pak Ali semuanya sudah di jual apakah masalah Pak Ali sudah selesai??? Tentu saja belum, untuk tempat tinggal Pak Ali bisa tinggal dirumah kontrakan seadanya tapi ada beberapa hal masalah yang belum bisa diselesaikan yaitu ;

a. Biaya Hidup Pak Ali setiap hari nya, Pak Ali sudah tidak bisa bekerja untuk sementara waktu ini dan tentunya Pak Ali tidak mempunyai penghasilan rutinnya,  
  
b. Rencana Pendidikan Anak, Tabungan Pendidikan Anak tentunya terkuras habis untuk biaya RRumah Sakit nya Pak Ali,

c. Tabungan Pensiun, tentunya apabila Pak Ali terkena musibah seperti ini tentunya Pak Ali tak pernah terpikirkan menabung untuk Dana Pensiun nya karena Pak Ali akan terfokus terhadap kebutuhan biaya sehari - hari,

d. Dana Darurat, Dana darurat Pak Ali pun sudah tidak tersisa lagi.

  
Dari cerita diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa menabung di Bank ABC memang bagus tapi tidak bisa membantu Pak Ali ketika terkena Musibah, kemudian Pak Ali sudah pintar dalam merencanakan keuangannya kami berikan beberapa contoh lagi ;

Contoh Kedua

Pak Ali Beli Asuransi
Bulan ke satu Bayar Premi Asuransi Rp. 2 Jt setiap bulannya
Bulan ke dua Bayar Premi Asuransi  Rp. 2 Jt setiap bulannya
Bulan ke tiga Bayar Premi Asuransi Rp. 2 Jt setiap bulannya
  
 Dan tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus segera di operasi dan membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,- (250 Jt). Yang menjadi pertanyaan mendasar apakah biaya rumah sakit tersebut dicover oleh perusahaan asuransi dimana Pak Alimembeli sebuah Polis Asuransi? Jawabannya adalah belum tentu, kita harus mengetahui dahulu Asuransi apa yang diambil oleh Pak Ali misalkan yang diambil hanya Asuransi Jiwa maka Pak Ali harus meninggal dahulu baru Santunan Jiwa nya dananya akan cair untuk Alih Warisnya, anggaplah Pak Ali beruntung dia mengambil santunan sakit kritis dan biaya rumah sakitnya bisa di cover dari uang santunan sakit kritisnya.  


Untuk permasalahan biaya rumah sakit Pak Ali sudah bisa diselesaikan oleh perusahaan asuransi yang Pak Ali ambil, lalu bagaimana kelanjutan hidup sehari-harinya Pak Ali? sedangkan Pak Ali masih harus tetap berobat jalan untuk mengobati penyakit nya hingga sembuh. Dan masih ada beberapa hal masalah yang belum bisa diselesaikan oleh Pak Ali yaitu ; 

a. Bagaimana Pak Ali membayar Premi selanjutnya yang 2 Jt setiap bulannya sedangkan Pak Ali sudah tidak dapat bekerja lagi secara optimal,


b. Biaya hidup sehari-hari Pak Ali,
  
c. Rencana Pendidikan Anak, Tabungan Pendidikan Anak tentunya sudah terkuras habis untuk biaya Rumah Sakitnya Pak Ali,

d. Tabungan Pensiun, tentunya apabila Pak Ali terkena musibah seperti ini tentunya Pak Ali tak pernah terpikirkan lagi untuk menabung untuk dana pensiunnya karena pak ali akan terfokus terhadap kebutuhan biaya sehari-hari nya, 


e. Dana Darurat, Dana darurat Pak Ali pun sudah tidak tersisa lagi. 


Dari cerita diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa hanya dengan membeli sebuah Polis Asuransi memang bagus tapi tidak bisa membantu Pak Ali ketika terkena Musibah, tidak bisa mendapatkan gratis premi, tidak bisa memberikan jaminan Income setiap bulannya. kemudian suatu hari Pak Ali sudah pintar dalam merencanakan keuangannya, Pak Ali mengambil Program 3 In 1 Plus di Prudential sebagai berikut ;

Contoh Ketiga

  
Pak Ali Mengambil Program 3 In 1 Plus Prudential

( Proteksi + Tabungan + Biaya Hidup )

Bulan ke satu Nabung Rp. 66 Ribuan perharinya
Bulan ke dua Nabung  Rp. 66 Ribuan perharinya
Bulan ke tiga Nabung Rp. 66 Ribuan perharinya

Dan tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus segera di operasi dan membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,- (250 Jt).
    


 Fungsi dari Program 3 In 1 Plus

( Proteksi + Tabungan + Biaya Hidup )

ini pun mulai bekerja



Pertama : Unsur Proteksi

Di Bulan ke lima dari Unsur Proteksi ini Pak Ali mendapatkan Uang Santunan Sakit Kritis sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt )yang ditransfer ke rekening pribadinya Pak Ali dan uangnya bisa untuk membiaya sakit Kritisnya Pak Ali.

Kedua : Unsur Bebas Tabungan

Di bulan ke lima Tabungannya Pak Ali tidak usah menyetor lagi setiap bulannya karena dari unsur tabungan ini lah yang akan menabungkan tabungan Pak Ali sebesar 2 Jt setiap bualannya sampai usia Pak Ali 65 tahun dan lebih hebatnya lagi Gratis Tabungan ini akan kami tabungkan meksipun kondisi Pak Ali sudah sembuh kami akan setorkan sampai usianya Pak Ali 65 tahun ataupun sampai Pak Ali tidak sembuh-sembuh sampai batas waktu usianya Pak Ali 65 tahun. DIJAMIN Hitam Putih dihadapan Notaris Pejabat berwenang & Presiden Direktur.  

Ketiga : Unsur Biaya Hidup

Kami peduli dengan kondisi Pak Ali yang seperti ini tentu saja sudah tidak bisa bekerja secara optimal lagi bahkan mungkin sudah tidak bisa bekerja lagi dan otomatis income nya Pak Ali pun akan terhenti, lalu bagaimana dengan biaya hidupnya Pak Ali sehari-hari? Jangan khawatir  Unsur Biaya Hidup ini secara otomatis di Bulan Kelima kami akan memberikan Income kepada Pak Ali sebesar Rp. 8.000.000 ( 8 Jt ) pada setiap bulannya yang akan kami transfer ke rekening pribadi nya Pak Ali dan uang ini tentunya bisa digunakan untuk biaya hidupnya Pak Ali sehari-harinya. Pemberian Santunan Biaya Hidup ini kami berikan sampai Pak Ali benar-benar telah sembuh dan hal ini DIJAMIN Hitam Putih dihadapan Notaris Pejabat berwenang & Presiden Direktur.
  
Bukan hanya itu saja yang kami berikan untuk Pak Ali, kami memberikan Asuransi Kesehatan dengan Kartu Kesehatan Pru Hospital & Surgical yang fungsinya untuk mengcover semua biaya rumah sakit Pak Ali selama dirawat di rumah sakit terkena penyakit Kanker Otak tersebut dengan Tabel Manfaat sebagai berikut ;  


Manfaat Asuransi Kesehatan Pru Hospital & Surgical bukan hanya itu saja, masih banyak manfaat lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Bayangkan apakah anda sudah mempunyai Kartu Kesehatan yang memiliki limit Rp. 430.000.000 ( 430 Jt Setiap tahunnya )

Kami berikan juga manfaat lainnya seperti ;

a. Apabila Pak Ali meninggal maka Alih Warisnya Pak Ali akan mendapatkan Santunan Jiwa sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) + Jumlah tabungannya Pak Ali,

b. Apabila Pak Ali meninggal/cacat yang disebabkan karena kecelakaan maka alih warisnya mendapatkan santunan sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) + Rp. 500.000.000 ( 500 Jt ) = Rp. 750.000.000 ( 750 Jt ) + Jumlah Tabungannya,

c. Apbila Pak Ali meninggal dikarenakan kecelakaan tertentu, misalnya dijalur transportasi resmi, didalam gedung yang terbakar, atau didalam lift maka alih warisnya mendapatkan santunan sebesar Rp. 500.000.000 ( 500 Jt ) + Rp. 500.000.000 ( 500 Jt ) + Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) = Rp. 1. 250.000.000 ( 1,25 Miliar ) + Jumlah tabungannya Pak Ali,
Besar sekali bukan manfaat yang didapat oleh Pak Ali hanya dengan menabung Rp. 66 Ribuan perharinya. Dan jika tidak terjadi apa-apa dengan Pak Ali dan hanya dengan menabung selama 10 tahun saja dan tabungannya tidak diambil-ambil selama masa Pak Ali menabung, maka sudah tersedia dana tabungan Pak Ali pada saat usia ;   

- saat umur 35 tahun, tabungan Pak ALI ada Rp. 211.000.000 (# Dua Ratus sebelas juta rupiah#)
-  saat umur 45 tahun, tabungan Pak ALI ada Rp. 495.000.000 (# Empat ratus sembilan puluh lima juta rupiah#)
-  saat umur 55 tahun, tabungan Pak ALI ada Rp. 1.300.000.000 (# Satu miliar tiga ratus juta rupiah#)




Apabila Bapak/Ibu ingin dibuatkan Polis Asuransi 3 In 1 Plus Prudential silahkan
 
Selamat memilih dalam merencanakan keuangan Anda di Bank, Beli Asuransi atau di Program Asuransi 3 In 1 Plus Prudential seperti ini...!!! Uang Anda Adalah Masa depan Keluarga Anda. 

Apabila Bapak/Ibu ingin dibuatkan Polis Asuransi 3 In 1 Plus Prudential silahkan hubungi :


Riny Lestari

Hp. 0857 8200 8430 (SMS saja)
Email rylestari@yahoo.co.id

Infokan alamat lengkap dan umur anda.



Kamis, 23 Oktober 2014

MENGAPA PERLU ASURANSI?????

Sesuai judul yang saya tulis, saya akan menjelaskan MENGAPA KITA PERLU ASURANSI


Seberapa besarnya pendapatan Anda maka pengeluaran yang Anda keluarkan besarnya akan mengikuti pendapatan, betul apa betul???  Namun, ketika Anda mampu mengelola pendapatan dengan baik, maka Anda akan memiliki tabungan yang lumayan besar. siiip bagus dong!

Dan tentunya Anda sebagai pribadi yang bijak sudah mulai mempersiapkan masa depan Anda dan keluarga, diantaranya :

1. Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak.
2. Mempersiapkan Biaya Kesehatan keluarga.
3. Mempersiapkan Dana Hari Tua atau Pensiun.
4. Menjamin kehidupan untuk keluarga jika kita meninggal.
5. Mempersiapan Dana Ibadah Haji.

Saya yakin diantara Anda mungkin saat ini sudah menabung untuk mempersiapkan biaya-biaya untuk keperluan diatas. Pertanyaannya, apakah tabungan Anda menjamin itu semua??

Apakah Anda pernah berfikir yang akan terjadi ketika sebelum semua dana tabungan terkumpul ada resiko kehidupan yang menimpa Anda, seperti sakit, kecelakaan bahkan kematian.

Apakah Anda masih dapat memenuhi itu semua jika resiko tersebut menimpa diri Anda ..?

Karena itulah, maka Anda harus memiliki rekening Asuransi, untuk memastikan semua rencana Anda bisa terwujud. Seseorang yang telah memahami dan merencanakan keuangan pribadinya dengan baik, melalui Asuransi akan lebih mudah mewujudkan impiannya.

Jika Anda memiliki Rekening Asuransi, maka keuntungan yang akan dapatkan antara lain:

1. Krisis finansial Anda dan keluarga akan terhindarkan
2. Anda telah bertanggung jawab atas masa depan Anda sendiri dan orang-orang yang Anda cintai.
3. Ketidakpastian hidup pada hari tua dapat dihilangkan
4. Memungkinkan Anda untuk pensiun dengan kebebasan finansial yang memadai
5. Anda akan memiliki keluarga yang bahagia dan sejahtera
6. Anggota keluarga Anda akan belajar untuk menggunakan uang secara bijak.
7. Kelebihan dari mengikuti program asuransi apabila terjadi claim maka dibebaskan dari Pajak, dan tepat sasaran sesuai dgn penerima manfaatnya.

Miliki asuransi sekarang juga. Jangan tunda, esok mungkin sudah terlambat...
 



Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan hub : 
Khusus Area JABODETABEK

Riny Lestari

Prudential Agent
0857 8200 8430
 
 


Menurut Jocelyn Pantastico, founder situs keuangan liveolive.com, sebaiknya seseorang mempunyai lebih dari  satu jenis asuransi karena setiap polis asuransi tidak mencakup semua hal.

Jangan juga mengandalkan asuransi tempat Anda bekerja. Nyatanya, perusahaan juga hanya memberi perlindungan pada hal tertentu saja. Asuransi apa saja yang sebaiknya Anda miliki?

• Asuransi kesehatan. Bentuk asuransi yang sangat penting untuk dimiliki pada usia berapa pun untuk mencegah pembayaran tagihan kesehatan dengan jumlah besar. Bahkan, jika Anda bekerja, tidak semua perusahaan memberikan jaminan kesehatan yang lengkap dan menanggung sepenuhnya.

• Asuransi jiwa. Bertujuan untuk melindungi orang-orang terdekat jika Anda atau pemegang polis meninggal dunia. Besar nominalnya tergantung pada biaya langsung yang diberikan atas kematian seseorang dan besarnya kebutuhan untuk memenuhi beban keperluan rumah tangga.

• Asuransi cacat permanen/asuransi kecelakaan. Kebanyakan, di usia muda orang tidak berpikir bahwa ada kejadian buruk yang akan menimpa. Sayangnya, kecelakaan bisa saja terjadi ketika Anda sudah berada dalam usia tidak produktif nanti. Memiliki asuransi ini bisa membantu memberi sokongan dana sebagai bentuk pendapatan Anda.

• Asuransi kendaraan. Sudah jelas manfaatnya bagi Anda yang memiliki kendaraan pribadi.

Untuk besarnya premi yang harus Anda bayarkan, tergantung pada apa yang Anda butuhkan. Teliti dulu sebelum menentukan di mana uang Anda harus dibayarkan ya, Ma.


Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan hub : Khusus Area JABODETABEK

Riny Lestari

Prudential Agent
0857 8200 8430
 
Apabila kepala keluarga bekerja di perusahaan yang tidak menanggung biaya pengobatan, sebaiknya keluarga harus membeli asuransi untuk aktivitas tersebut.
KOMPAS.com - Asuransi merupakan upaya memindahkan risiko yang akan dihadapi seseorang di masa mendatang untuk dipikul atau ditanggung oleh pihak lain sebagai bagian usaha dari pihak lain tersebut. Pihak lain itu bisa perorangan ataupun lembaga. Biasanya pihak yang bisa menanggung risiko pihak lain dapat dilakukan dengan perjanjian dua pihak atau perjanjian publik yang dikelola oleh lembaga atau perusahaan asuransi.

Keluarga atau seseorang harus mempunyai persepsi atau pendapat atau kepastian akan adanya risiko di masa mendatang. Risiko tersebut dirasakan berdampak terhadap kehidupan keluarga atau seseorang di masa mendatang jika terjadi. Risiko tersebut dikelompokkan menjadi risiko kematian, risiko atas kerusakan atau hilang barang, dan berbagai risiko yang dapat diperhatikan perusahaan asuransi. Persoalan berikutnya adalah jika risiko itu tidak mau ditanggung pihak lain dan mempunyai kemampuan untuk menanggung sendiri, tidak diperlukan asuransi.

Salah satu contoh yang bisa dilakukan adalah dengan membeli asuransi kesehatan untuk keluarga. Apabila kepala keluarga bekerja di perusahaan yang tidak menanggung biaya pengobatan, sebaiknya keluarga harus membeli asuransi untuk aktivitas tersebut. Artinya keluarga membutuhkan asuransi untuk biaya pengobatan.

Kembali lagi, jika keluarga bisa berhitung dan menjamin tidak akan mendapatkan gangguan kesehatan, keluarga tidak perlu membeli asuransi. Keluarga atau seseorang paling utama mendapatkan atau membeli asuransi kesehatan.

Selanjutnya, keluarga mencoba atau membuat daftar asuransi yang diinginkan setelah asuransi kesehatan. Asuransi lain yang dibutuhkan keluarga adalah asuransi kematian. Asuransi ini dibutuhkan karena jika kematian terjadi pada kepala keluarga yang menjadi tumpuan harapan, akan terjadi persoalan pada keluarga. Oleh karena itu, keluarga harus benar-benar memikirkan tentang persoalan yang terjadi di masa mendatang.

Salah memilih pihak yang diasuransikan bisa juga memengaruhi persoalan di masa mendatang. Misalnya, pihak yang menjadi diasuransikan adalah kepala keluarga karena kepala keluarga yang banyak mempunyai aktivitas untuk mendapatkan risiko tersebut, tetapi yang diasuransikan adalah ibu rumah tangga karena yang mengambil keputusan dalam rumah tangga selalu ibu rumah tangga tersebut. Kesalahan ini mengakibatkan kesulitan pada keluarga jika yang meninggal kepala keluarga.

Aset keluarga
Asuransi selanjutnya yang sangat diperlukan oleh keluarga adalah asuransi aset keluarga. Asuransi aset keluarga yang dimaksudkan adalah asuransi kebakaran atas rumah. Setelah keluarga membeli atau telah memiliki asuransi ini, keluarga bisa melanjutkan ke aset yang lain yang perlu mendapatkan asuransi.

Asuransi lain yang juga perlu mendapatkan pertimbangan keluarga atau seseorang adalah asuransi pendidikan. Keluarga sangat membutuhkan asuransi pendidikan mengingat biaya pendidikan di masa mendatang akan lebih besar. Keluarga harus memikirkan asuransi ini karena asuransi ini bisa membantu anggota keluarga memiliki kehidupan yang lebih layak di masa mendatang dengan memiliki pendidikan yang lebih baik. Perencanaan atas asuransi pendidikan sangat diperlukan keluarga.

Keluarga atau seseorang harus memelajari secara saksama asuransi yang akan dimiliki. Keluarga atau seseorang harus juga memelajari kemampuan dalam memiliki asuransi tersebut. Artinya keluarga atau seseorang harus menyinkronkan kemampuan dengan asuransi yang diinginkan. Jika asuransi yang diinginkan sudah jelas, disesuaikan dengan kemampuan. Walaupun asuransi yang diinginkan tersebut tersedia, kemampuan membeli asuransi perlu juga mendapatkan perhatian.

Selanjutnya, keluarga perlu melakukan shopping (melihat) asuransi yang ada karena keluarga perlu mendapatkan informasi secara detail atas asuransi tersebut. Judul asuransi yang diperlihatkan seperti yang diinginkan, tetapi ketika mendapatkan informasinya bukan asuransi yang diinginkan. Oleh karena itu, kejelasan asuransi yang akan dibeli juga menjadi perhatian keluarga agar apa yang dibeli sesuai dengan kebutuhan.

Keluarga juga harus memelajari perusahaan asuransi yang menawarkan produk, terutama setelah investor membeli asuransi tersebut. Biasanya jasa pelayanan yang diberikan setelah asuransi dibeli bukan semakin baik, melainkan semakin tidak jelas. Diskusi dengan berbagai pihak atas penawaran produk asuransi juga menjadi kebiasaan. Keluarga juga bisa meminta perusahaan asuransi soal tindakan yang diberikan perusahaan setelah pembelian asuransi. Informasi ini juga sangat dibutuhkan dalam kerangka kepentingan investor.

Keluarga tidak memerlukan nama besar dari perusahaan asuransi, baik dari segi aset yang dimiliki maupun jumlah pemegang polis perusahaan. Jasa pelayanan yang akan diberikan kepada keluarga lah yang sangat dibutuhkan agar keluarga merasa nyaman memiliki asuransi tersebut. Keluarga juga bisa melakukan diskusi yang mendalam dengan meminta contoh yang pernah dilakukan perusahaan asuransi tersebut.

Kehati-hatian investor sangat dibutuhkan dalam memilih dan membeli produk asuransi. Keluarga membutuhkan tindakan atas asuransi yang dimiliki bukan janji atau sekadar memenuhi persyaratan. Pemerintah juga perlu turun tangan untuk pengawasan asuransi dalam berbisnis agar kepuasan investor bisa terpenuhi. Kebijakan atas asuransi yang transparan juga diperlukan agar pengelolaan asuransi lebih meningkat.
(Adler Haymans Manurung, praktisi keuangan)


 
Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan hub : 
Khusus Area JABODETABEK

Riny Lestari

Prudential Agent
0857 8200 8430

Senin, 08 September 2014

BUKTI PENGIRIMAN

PESAN DISINI AMAN....

ORDER VIA SMS KE 0857 8200 8430 ATAU 
BB 75BF0C18 


NO TIPU2

YANG GAK PERCAYA, JGN BELI...

UNTUK LEBIH MEYAKINKAN PEMBELI AJA...
INI BUKTI PENGIRIMAN SAYA...
GAK ADA PENIPUAN........


 


Minggu, 06 April 2014

Ongkir JNE Reguler/kg (pengiriman dari Jakarta)

  1. Ambon : Rp. 52.000
  2. Balikpapan : 36.000
  3. Banda aceh : Rp. 33.000
  4. Bandar lampung : Rp. 17.000
  5. Bandung : Rp. 10.000
  6. Batam : Rp. 25.000
  7. Bekasi : Rp. 8.000
  8. Bengkulu : Rp. 22.000
  9. Bogor : Rp. 8.000
  10. Bontang : Rp. 49.000
  11. Cilacap : Rp. 15.000
  12. Cilegon : Rp. 9.000
  13. Cirebon : Rp. 10.000
  14. Denpasar : Rp. 20.000
  15. Depok : Rp. 8.000
  16. Dki : Rp. 8.000
  17. Gorontalo : Rp. 45.000
  18. Jambi : Rp. 20.000
  19. Jayapura : Rp. 80.000
  20. Jember : Rp. 20.000
  21. Karawang :Rp. 9.000
  22. Kediri : Rp. 20.000
  23. Kendari : Rp. 45.000
  24. Kupang : Rp. 50.000
  25. Madiun : Rp. 20.000
  26. Makasar : Rp. 32.000
  27. Malang : Rp. 20.000
  28. Manado : Rp. 42.000
  29. Mangelang : Rp. 18.000
  30. Mataram : Rp. 25.000
  31. Medan : Rp. 27.000
  32. Mojokerto : Rp. 20.000
  33. Nabire : Rp. 98.000
  34. Padang : Rp. 25.000
  35. Palembang : Rp. 20.000
  36. Palu : Rp. 40.000
  37. Pandaan : Rp. 20.000
  38. Pangkal pinang : Rp. 20.000
  39. Pekan baru : Rp. 25.000
  40. Pontianak,palangkaraya : Rp. 30.000
  41. Probolinggo : Rp. 20.000
  42. Samarinda : Rp. 41.000
  43. Semarang : Rp. 16.000
  44. Solo : Rp. 16.000
  45. Sorong : Rp. 80.000
  46. Surabaya : Rp. 17.000
  47. Tangerang : Rp. 8.000
  48. Tanjung pandan : Rp. 23.000
  49. Tanjung pinang : Rp. 32.000
  50. Tarakan : Rp. 49.000
  51. Ternate : Rp. 55.000
  52. Timika : Rp. 85.000
  53. Yogyajarta : Rp. 16.000